lebaran kemarin lebat sehujan-hujannya
rumput airmata basah lagi, lumpur mengangsur tanah
istriku terang, sewajah jendela, karena tempias sepi
kami pulang tiada, kampung halaman masih berkelok mimpi
daun kelapa menjahit lukanya semalam jadi ketupat gulai ayam
aku besarkan suara takbir dari radio dalam-dalam
This entry was posted
on Friday, October 10th, 2008 at 10:55 pm and is filed under sajak.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

sudah kucoba kembali ke Fitri
namun hanya lamun
tak jua bersua
sudah kulihat kini
ternyata Fitri istri Ramon Damora
kalau istriku baca komen ini bisa ngamuk dia mas firman hahaha…soalnya istriku bukan fitri hahaha
he.he.he.
justru judulnya yang bikin amuk,
comment hanya ngomporin