• rumahati

    Posted on September 7th, 2008

    Written by Ramon

    Tags

    Sepasang janin menunggu dilahirkan. Yang pertama ada di dalam rahim istri saya. Hasil USG sih katanya laki-laki. Wow. Kalau benar, berarti saya identik dengan bibit jantan. Pasalnya, dua anak saya sebelumnya juga lelaki. Ayo, para pria, kita bongkar dunia!

    “Janin” kedua adalah Bulu Mata Susu. Ya, ini buku puisi pertama saya yang bakal diterbitkan dan diluncurkan oleh Yayasan Sagang, bulan Desember mendatang. Hampir rampung. Saya dan Eka Kurniawan intens berdiskusi soal desain cover.

    Dari ide seperti ini:

    hingga bermetamorfosis menjadi ini:

    Sebuah diskusi yang belum final. Masih banyak kemungkinan lain yang bisa dielaborasi –meminjam istilah Mas Eka. Tapi, jujur saja, saya sudah jatuh hati dengan rancangan terakhir yang bernada retro dan agak surealis ini. Ada usul?

    This entry was posted on Sunday, September 7th, 2008 at 4:49 pm and is filed under rumahati. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
  • 9 Comments

    Take a look at some of the responses we've had to this article.

    1. Posted on September 7th

      Saya sama bung Ramon sangat salut, juga sama hendrianto alias hedri anak rahman, bisa menjadi orang-orang sukses. tetapi saya sebagai sahabat juga berpesan janga menjadi orang yang angku dan sombong, karena dua-duanya di benci Allah.swt, karena kekayaan dan jabatan amanah dari Allah.SWT trims adi pasisia

    2. Posted on September 7th

      kalau bung ramon, baca pesan saya ini, pasti bakal tau dengan keseharian saya, yaitu berprofesi sebagai wartawan free land di berbagai media , saya juga berprofesi sebagai seorang guru, yaitu perkerjaan, kalau ditanya orang, apa yang telah anda perbuat untuk negara, dan saya akan menjawab menjadikan manusia menjadi manusia seutuhnya, trim Adi pasisia

    3. Posted on September 7th

      kalau soal p[uisi, saya juga suka, dan banyak puisi saya yang belum di publikasikan, seperti judul, cuma kayalan

    4. Posted on September 7th

      terimakasih uda adi. insyaallah sya tidak akan sombong. angkuh hanya akan membuat kita jauh dari tuhan, benar kan uda? ayo, publikasikan puisinya di blog uda adi yang bernas itu. saya tunggu ya.

    5. Posted on September 8th

      Selamat ya bang untuk calon putra ketiga dan Bulu Mata Susu nya. Semoga kalau sudah launching bukunya, saya bisa mendapatkannya (ntar dijual bebas di Gramed nggak ?)

    6. Posted on September 8th

      insyaallah mbak ani…

    7. Posted on September 8th

      Sepertinya kesetan-setanan atau kemerah-merahan deh …
      Oh … Puisi ini Kesetanan

    8. Posted on September 11th

      [...] mencoba beberapa kemungkinan, ini merupakan desain yang akhirnya di-approve oleh sang penyair. Di blog Ramon Damora, bisa dilihat dua versi sebelumnya, sebelum berakhir dengan desain ini. Sila menunggu bukunya di [...]

    9. johan konco
      Posted on September 15th

      aku lebih suka desain mas eka yang pertama yang bernuansa putih…kelihatan lebih mewakili…daripada yang terakhir yang kemerahan…agak terlihat suram dan sureal…agak keiblisan…

  • Post a Comment

    Let us know what you thought.

  • Name:

    Email (required):

    Website:

    Message: